Satu lagi tercatat nama pelukis asing yang ngabisin masa hidupnya di Bali, Le Mayeur, selain nama besar Antonio De Blanco. Nah, pelukis Le Mayeur ini adalah pelukis asal Belgia yang pada taon 1932 pindah ke bali. Nama lengkap doski keren, lo… Adrien Jean Le Mayeur. Mungkin karena kecintaannya ama bali, lalu dia bikin rumah di pinggir pantai sanur dengan style Bali juga. Romantisnya�
Alkisah di taon-taon pertama di Bali, dia kesengsem ama seorang penari Bali yang waktu itu beken habis saking cantiknya. Cewe itu punya nama Ni Polok. Akhirnya Ni Polok pun nyerah ama Le Mayeur dan nikah setelah kurang lebih selama 2 tahun udah jadi model lukisannya. Mirip Blanco deh ceritanya :p
Di museum ini kamu bisa ngeliat lukisan-lukisannya yang kira-kira ada 92 buah. Tapi nggak cuman itu aja yang dipamerkan di sini, tapi juga beberapa patung dan foto-foto yang ngabad’in kemolekan istrinya, Ni Polok, juga dipajang. Setelah kematian pelukis yang udah kasi pengaruh besar ama gaya pelukis Bali khususnya itu, museum ini lalu dikelola resmi ama pemerintah Indonesia.
Email artikel ini ke temen kamu | 12,736 views Share
Artikel laen yang rada2 masih terkait:






















17 Responses to “Museum Le Mayeur”
Add Comment