Di Desa Margarana ini terdapat Monumen Margarana yang merupakan penghormatan kepada para pejuang Bali yang meninggal selama revolusi fisik melawan Belanda. Para pejuang Bali mengangkat senjata setelah bangsa ini menolak tuk menolak menyerah kepada Belanda dan menyatakan kemerdekaannya. Bali yang pada waktu itu kekurangan pasukan meminta Jawa untuk mengirimkan bantuan. Nah untuk mengalihkan perhatian Belanda dari pendaratan tentara Jawa di Negara, »
Read More
Alkisah zaman doeloe sekali, para dewa perang ama raksasa. Waktu itu perang dipimpin oleh Batara Indra dari kubu dewa, and Mayadenawa dari kubu raksasa. Pendek cerita, pasukan dewa berhasil menang, tapi…prajurit dewa banyak yang tewas. akhirnya Batara Indra membelah bumi ampe keluar air suci dari situ, dan air itulah yang kemudian menghidupkan lagi prajurit-prajuritnya. Kamu mo tahu, mata air itu ternyata ada di pulau bali, dan beken dengan »
Read More
Pura beji ini terletak di Desa Sangsit. Menurut catatan kemajuan wisata, pura beji ini hampir tidak pernah dilewatkan oleh para turis yang mengantar tamunya ke Buleleng. Sebenernya pura ini amat sederhana, tapi keunikannya itu rasanya hanya bisa ditemui di sini. Pura ini adalah pura buat memuja Dewi Sri, dewi kesuburan. Tapi yang paling menonjol disini adalah ukirannya. Bisa dibilang hampir ndak ada ruang atau tempat yang lolos dari ukiran yang notabene »
Read More
Daerah di seberang danau Batur adalah daerah yang masih asing buat orang kebanyakan. Di situ terdapat sebuah desa yang dipercaya masyarakat Bali umumnya masih asli banget. Ya…, lo bayangin aja kaya badui di Jabar. Cuman saat ini, penduduk desa ini (Trunyan) udah bisa membuka hubungan dengan dunia luar. Untuk mencapai desa tersebut, kita mesti naek perahu dari kawasan pariwisata Danau Batur. Kalo udah nyampe sana, ya ramah..ramah dikit lah. Jangan »
Read More
[photopress:jembatan-blahbatuh.jpg,thumb,pp_asn_left,269] Kalo kamu lagi jalan-jalan di Gianyar dan belum tau Blahbatuh, rasanya kurang lengkap. Blahbatuh terletak + 7 km ke arah barat kota Gianyar . Atau 4 km dari Sakah, kemudian belok ke arah Ubud sepanjang jalan utama Denpasar-Gianyar. Blahbatuh terkenal karena banyaknya mata air yang mengandung ikan segar. Di dalam kota, kamu dapat mengunjungi taman anggrek yang indah serta Pura Gaduh yang memliki »
Read More
Pusat kerajinan emas dan perak di kabupaten Gianyar yang terkenal selain Batubulan adalah Celuk. Hasil kerajinan emas dan perak disini bermutu tinggi serta asli buatan tangan pengrajin yang paham betul cara pembuatannya. Wayan Kardana dan Wayan Kawi merupakan dua pengrajin yang solid dan mempunyai keahlian khusus. Sedikitnya 1.700 s/d 2.500 pengrajin yang bertahan hidup hanya mengandalkan kemampuannya membuat barang-barang kerajinan emas dan perak »
Read More
Batubulan terletak kurang lebih 10 km dari kota Denpasar dan 17 km dari kota Gianyar. Desa Batubulan yang berbatasan dengan desa Celuk dan Singapadu mempunyai persamaan dalam hal kesenian, yaitu: seni tari, patung dan aneka ragam tabuh yang memikat hati. Dalam hal pendidikan, Batubulan tidak mau kalah dengan Denpasar. Di sini terdapat 2 sekolah bergengsi : SESRI (Sekolah Seni Rupa Indonesia ) dan SMKI (Sekolah Menengah Kerawitan Indonesia) yang akan »
Read More
Mungkin taman ini bisa dibilang cukup jauh kalo kamu ambil jalan dari Denpasar, tapi sampe disana, asyik banget, lho. Ternyata ndak melulu di Jawa ada macemnya pelestarian buat hewan-hewan langka, di Bali juga….. Nah, ceritanya disini ini yang paling beken itu tempat penangkaranburung langka Jalak Putih. Burung ini seakan udah jadi maskotnya Bali. Asal kamu tahu aja, burung cantik ini udah jarang banget adanya, dan disini, burung itu nggak dikurung »
Read More
Sebuah desa yang asri terletak pada 1 km arah barat Ubud yang terkenal dengan nama Campuan. Lingkungan yang asri dan hijau akan menyambutmu, menyeberangi jembatan dengan sungainya yang jernih dan dalam. Jembatan ini merupakan penghubung vital antara Ubud dengan Campuan, Panestanan, Sanggingan dan Kadewatan. Di bawah jembatan Campuan merupakan sungai yang jernih yang dikenal dengan nama Tukad Oos. Oleh karena itu, sungai ini merupakan denyut nadi bagi »
Read More